Sabtu, 26 Maret 2016

ShinRan Oneshoot~ I'm Sorry

Minnaaa.. maaf love is zero lagi nyari ide..
I'm Sorry dulu ya.

I'm Sorry...
It is all my fault.

Hari itu, jam olahraga paling melelahkan. Semua siswa siswi bubar dari lapangan dan tak kembali lagi.

Shinichi : Ran, kamu masih ada air?
Ran : Dah habis nih, maaf ya..
Shinichi : ohh.. gapapa deh.

Shinichi pergi ke tempat Shiho berniat meminta air.
Sedangkan Ran berniat membeli air sebotol dengan harga lima ribu untuk dirinya.

Tiba tiba ia teringat akan Shinichi. Ia pun memutuskan memberinya pada Shinichi.
Pas ia sampai di kelas..

Shiho : Asalkan, lupakan segalanya tentang Ran.
Shinichi : iya iya..

Ia berkata iya karena tak sadar, terlalu lelah untuk berkata tidak.

Hati Ran patah, ia berjalan masuk ke kelas berniat menaruh air itu di meja Shinichi dengan catatan :
Thank you for lying at me.

Yang artinya :
Terima kasih telah berbohong padaku.

Kazuha dan kamu (namakamu mouri alias kalian semua) mendatangi Ran yang sedang duduk terdiam

Kazuha : Ran-neechan~ Kau kenapa?
Ran : Shinichi akan segera melupakanku. Tanpa berkata bahkan tanpa berkata Putus, hanya karena Shiho.
Namakamu : Ya, apa yang bisa aku lakukan, untuk membantu?
Ran : Awasi Shinichi ya? Kalau keberatan, yaudah jangan.
Kata Ran mengingat adiknya itu seorang Ketua UKS yang paling banyak tugas.
Namakamu : gpp kok kak, aku awasi~
Namakamu pun keluar mengawasi mereka berdua.

Kazuha ikut keluar mau bermain bola dengan Heiji demi nilai yang lebih tinggi.
Tapi tidak guna, seleras apapun usaha mereka, Ran-lah yang selalu mendapatkan Juara Satu.

Ran pun keluar. Menundukkan kepala, melewati mereka berdua sedang bermain bola lempar. Heiji tertawa terbahak bahak, tanpa melihat. Kazuha melihat Ran. Ia menghentikan lemparannya. Namun, tidak Heiji. Ia melempar bola tanpa mengetahui ada yang didepannya.
BRUK! Bola itu menghantam kepala Ran. Ran pingsan. Tiba tiba muncul suara dari speaker, ' Mouri Namakamu, kecelakaan tanpa sengaja berada di depan taman sekolah. Harap segera pergi ke depan dan membawa 2-3 orang anggota.'
Namakamu pun pergi. Bersama Ayumi dan yang satu lainnya.

Namakamu terkejut,
Namakamu : RAN-NEECHAN! Ayumi, cepat bawa dia ke uks. Hiks.
Katanya sambil meneteskan air mata.
Ayumi : Ok, ayo, bawa!

Namakamu terdiam di kursi dekat TKP. Ia menangis dalam diam.

Shinichi penasaran, meminta izin Shiho untuk pergi melihat, Shiho pun mengizinkan.

Ia pergi ke TKP.

Shinichi : Namakamu, apa yang terjadi?
Namakamu : Ran,-neecha-n.
Shinichi : RAN? Bagaimana kondisinya?
Namakamu : Haruskah aku memberitahu orang yang hanya memanfaatkan perasaan kakakku? Haruskah? Cobalah kau pikirkan. Setiap waktu istirahat pasti kau berada disekitar Ran-neechan. Dan, bila kau berada di TKP sebelum kecelakaan, pasti kakakku baik baik saja. Pasti kau akan menyelamatkannya. Iya kan?
Shinichi : Tap-
Namakamu : dan sekarang, berada dimana saja kamu? DENGAN SHIHO. Bila kau benar benar ingin dimaafkan, jangan minta maaf padaku, minta maaflah pada Ran-neechan

Kamu pun meninggalkan Shinichi yang mengikutimu ke UKS.

Namakamu : kondisinya buruk, tulang kepalanya hampir patah. Benturan bola tersebut sangat keras, mengingat bola itu adalah bola kasti yang tak ringan.
Bola kasti dapaf menyebabkan kondisi buruk. Maka Ran-neechan harus dirawat selama satu minggu satu hari. Untuk pemulihan.
Shinichi : Lalu?
Namakamu : harus aa orang yang menjaganya, ia tidak boleh sekalipun meninggalkan Ran-neechan.

Tiba tiba Ran sadar, melihat seorang pembohong didepannya, dan seorang malaikat terbaik di hatinya.
Pembohong itu berkata.
Ran-neech-
Ran: Darimana saja kau? Lihatlah benturan ini? Kondisiku buruk. Tulangku hampir patah. Dan kamu memperhatikanku? Jadi aku harus membentur kepalaku demi perhatianmu? Iya? BAKA!
Shinichi : Maafkan aku, aku terlalu lelah mendengar syarat lainnya.
Ran : Aku telah membelikan Air dengan sisa uang jajanku, yang maksudnya untukku, tiba tiba teringat kamu. Tiba tiba.. aku masuk ke kelas, hiks.. hiks.. hiks.. TEGANYA KAU BAKA! PERNAHKAH KAU MERASA DIBERI HARAPAN PALSU? DASAR TUKANG PHP!
Namakamu : Ran-neechan. Tenangkan pikiranmu, itu malah menambah rasa sakitnya dan waktu pemulihannya.
Ran : huufftt.. baiklah.
Shinichi : maafkan aku, give me a second chance even if it doesn't exist. I promise will make you happy.
Ran : tersenyum. Baiklah, berjanjilah.

Tina tiba Shiho membuka pintu UKS.
Shinichi : Janji.
Shiho hatinya patah, ia memarahi Shinichi :
Shiho : Shinichi! Lupajanlah segalanya tentang dia. KUMOHON.
Shinichi: memainkan perasaan bukanlah lelaki, tentu saja, rasanya sakit sekali, bukan?
Shiho pergi.. meninggalkan 3 manusia berbahagia tersebut.

The End.
Bagaimana? Setelag dipikir pikir Kedua fanfic tersebut gatot ya, maaf.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar