Rabu, 13 April 2016

ShinRan Story~We Are More Than Just Friends

Heyaaa!!
Ane balik lageee setelah kehabisan ide!
Langsung aja..

{We Are More Than Just Friends}

Pagi yang cerah menyinari jendela kamar seorang atlet karate, Mouri Ran.

Ran's Pov
Hoaaaam.... Jam berapa kira kira ya.. Hmm... Setengah tujuh! Kyaaa!!!!

"Ran-neechan, ada apa?" "C-conan-kun.. Ah,, aku.... Terlambat saja kokk"

Aku mandi dan buru buru sarapan.. Lalu aku pergi..
"Hoooii!!! Ayo ayah antar!!!" seru seorang detektif swasta, Kogoro Mouri..
"Aku sudah bukan anak kecil lagi Ayah!" balasku kesal.

Ahh.. Untungnya aku sampai duluan..

Ehhhhh!!!!????

Bagaimana...
S-sungguh tega...
Jadi.. Perasaanku hanya dipermainkan..

Tik.. Tik.. Tik..
Air mataku mengalir diam.
Bagaimana.... Shiho.. Shinichi..

Aku pergi ke kelas diiringi suasana ribut sekolah.
"Ran.. Ada apa??" tanya sahabatku. Sonoko.
"K-Kau... Tidak.."
"uuh.. Ada Shinichi tuh.. Yakin gak mau bilang?"
Yaa.. Memang sih aku mmmendam perasaan ini selama bertahun tahun..

"Ogah.. Coba kau lihat di luar"
"Ba-baiklah."

"Hei.. Sahabat mu tuh.. Sejak datang cuek aja nih.." kata Sonoko pada Shinichi.

Shinichi segera memasuki kelas mencariku.
"Ran"
"Apa lagi kau? Mau patah tulang?? Ayo lakukan lagi." jawabku.
"m-maksudmu?"
Aku hanya membalas dnngan senyuman.. Dengan air mata mengalir.
"R-ran!"
Terlambat.

S
K
I
P

Pulang



"Hey! Barengan yuk"
"Siapa yang mau sama kamu? Bagaimana bisa kau tidak mengerti air mataku?"

"Tadaima.."
Seruku saat ku pulang.

Gririiinngg..

"Moshi-moshi. Kantor detektif Mouri.?"
"Hey.."
Entah kenapa.. Air mataku mnngalir lagi..
"Mau apa kau?"
"Heyyy.. Tadi itu Kaito... Tadi aku, sonoko, kaito, dan shiho nyusun rencana"
"Huh"
"Aku tahu kau tak percaya. Tapi, tanya saja pada Kaito"
Setelah ia menutup telepon dan menelepon kaito, ia menelpon shinichi kembali.
"M-mosh...i."
"Hey.  Kenapa kau menangis? Kayak pasangan aja kita berdua nih.."
"a-a..."
"hubungan kita kan, hanya sebatas teman??"
"I-iya.."
"Tapi tidak lagi.. Lihatlah di depan rumahmu"

Bersambung. .

Kamis, 31 Maret 2016

ShinRan Oneshoot~ Next Plan

Heyaaaa!!
Mimin kembali lagi dengan oneshoot terbaru.
Oh ya, ingat oneshooy sebelumnya, yang Ran diabaikan Shinichi? Kalau gak salag judulnya I'm So Sorry.
Sebenarnya, itu masuk kelompok
" Anti ShinShi, ShinShi doesn't exist".
Jadi ini part keduanya. Walaupun sebenarnya oneshoot sih.

-Next Plan
You know? You can't take her from me that easy.

Saat itu, Shiho sedang berpikir, apakah yang dipikirkannya? Cara memisahkan ShinRan (males ngetik manjang manjang).

Shiho : a! Kaito, dia bisa menipu Ran, juga aku bisa menipu Shinichi. Aku memang hebat!
Kaito : Oy, bawa2 nama aku, kenape lu?
Shiho : jadi gini.. bla bla bla..
Kaito : Wah, kau memang cerdik, ayo kita lakukan!

Sementara di kelas Ran sedang sendiri, waktu yang tepat untuk melancancarkan rencana.

Ran : hmm? Shinichi?
Kata Ran melihat Kaito yang saaaangaaaaaaat mirip Shinichi.

Kaito : ya, ada apa?
Ran : kau darimana saja! BAKA! Aku sendirian di sini kau meninggalkanku? Hah? Memang aku kamu anggap apa?
'Memang susah jadi Shinichi, dimarahin Ran terus. Kalau aku?' Batin Kaito.
Kaito : A-ada k-kasus! Maaf
Ran : apakah segitu pentingnya?! Aku selalu sabar menunggu di sini kau tahu!
Kaito : y-ya.
Ran : hufttt.. baiklah. Tak apa apa.

Mereka pun dudul berbincang bincang.
Shinichi dan Shiho lewat.

Shiho : hey shinichi, ada kaito tuh.. lagi apa dia?
Shinichi : Ran. Setega itukah kau?
Shiho : kata Ran tadi kau sangat membosankan selalu mementingkan kasus daripada dirinya.
Shinichi : oh ya? Hmm..

Kaito : Ran?
Ran : hm?
Kaito : bolehkah kau memberitahu tentang seberapa besarnya "itu" mu?

Shinichi marah, tak tega. Kasian Ran? Ditanyai pertanyaan mesum.

Ran : A-a-apa? Ukuran? KYAAAAAAA!! MESUM!

Shinichi : oy Kaito! Sedang apa kau?!
Kaito : Aku Shinichi! Kau Kaito!
MEREKA BERKELAHI
Ya ya..
Wajar.

Ran : hey? Sudah sudah, aku yang tahu Shinichi asli.. Shinichi yang asli pasti hafal nomer HP ibunya.

Shinichi : 08**********!
Kaito terdiam. Ugh ketahuan.

Ran : MESUM! MESUM! MESUM! KU LAPORKAN KAU! KYAAAAAAA!!!!

Shinichi: tenanglah, ada aku.

Hachaaaaaaaa!
Ciaaaaaaaaaaat!
Buuuuuuuuuum!
 Akhirnya dihajar. Ran? Bukan. SHINICHI tentunya yang menghajar pria mesum itu.
Shiho juga kebagian, yaa.. walaupun kena Karate Ran aja sih..
~Ran : aja? Sini kau! *menghajar aku*
~Aku : Iya iya luar biasa.

TAMAT

Episode berikutnya :
-Can I?
-Wedding
-A Happy Family

Hope you enjoyed it!

Sabtu, 26 Maret 2016

ShinRan Oneshoot~ I'm Sorry

Minnaaa.. maaf love is zero lagi nyari ide..
I'm Sorry dulu ya.

I'm Sorry...
It is all my fault.

Hari itu, jam olahraga paling melelahkan. Semua siswa siswi bubar dari lapangan dan tak kembali lagi.

Shinichi : Ran, kamu masih ada air?
Ran : Dah habis nih, maaf ya..
Shinichi : ohh.. gapapa deh.

Shinichi pergi ke tempat Shiho berniat meminta air.
Sedangkan Ran berniat membeli air sebotol dengan harga lima ribu untuk dirinya.

Tiba tiba ia teringat akan Shinichi. Ia pun memutuskan memberinya pada Shinichi.
Pas ia sampai di kelas..

Shiho : Asalkan, lupakan segalanya tentang Ran.
Shinichi : iya iya..

Ia berkata iya karena tak sadar, terlalu lelah untuk berkata tidak.

Hati Ran patah, ia berjalan masuk ke kelas berniat menaruh air itu di meja Shinichi dengan catatan :
Thank you for lying at me.

Yang artinya :
Terima kasih telah berbohong padaku.

Kazuha dan kamu (namakamu mouri alias kalian semua) mendatangi Ran yang sedang duduk terdiam

Kazuha : Ran-neechan~ Kau kenapa?
Ran : Shinichi akan segera melupakanku. Tanpa berkata bahkan tanpa berkata Putus, hanya karena Shiho.
Namakamu : Ya, apa yang bisa aku lakukan, untuk membantu?
Ran : Awasi Shinichi ya? Kalau keberatan, yaudah jangan.
Kata Ran mengingat adiknya itu seorang Ketua UKS yang paling banyak tugas.
Namakamu : gpp kok kak, aku awasi~
Namakamu pun keluar mengawasi mereka berdua.

Kazuha ikut keluar mau bermain bola dengan Heiji demi nilai yang lebih tinggi.
Tapi tidak guna, seleras apapun usaha mereka, Ran-lah yang selalu mendapatkan Juara Satu.

Ran pun keluar. Menundukkan kepala, melewati mereka berdua sedang bermain bola lempar. Heiji tertawa terbahak bahak, tanpa melihat. Kazuha melihat Ran. Ia menghentikan lemparannya. Namun, tidak Heiji. Ia melempar bola tanpa mengetahui ada yang didepannya.
BRUK! Bola itu menghantam kepala Ran. Ran pingsan. Tiba tiba muncul suara dari speaker, ' Mouri Namakamu, kecelakaan tanpa sengaja berada di depan taman sekolah. Harap segera pergi ke depan dan membawa 2-3 orang anggota.'
Namakamu pun pergi. Bersama Ayumi dan yang satu lainnya.

Namakamu terkejut,
Namakamu : RAN-NEECHAN! Ayumi, cepat bawa dia ke uks. Hiks.
Katanya sambil meneteskan air mata.
Ayumi : Ok, ayo, bawa!

Namakamu terdiam di kursi dekat TKP. Ia menangis dalam diam.

Shinichi penasaran, meminta izin Shiho untuk pergi melihat, Shiho pun mengizinkan.

Ia pergi ke TKP.

Shinichi : Namakamu, apa yang terjadi?
Namakamu : Ran,-neecha-n.
Shinichi : RAN? Bagaimana kondisinya?
Namakamu : Haruskah aku memberitahu orang yang hanya memanfaatkan perasaan kakakku? Haruskah? Cobalah kau pikirkan. Setiap waktu istirahat pasti kau berada disekitar Ran-neechan. Dan, bila kau berada di TKP sebelum kecelakaan, pasti kakakku baik baik saja. Pasti kau akan menyelamatkannya. Iya kan?
Shinichi : Tap-
Namakamu : dan sekarang, berada dimana saja kamu? DENGAN SHIHO. Bila kau benar benar ingin dimaafkan, jangan minta maaf padaku, minta maaflah pada Ran-neechan

Kamu pun meninggalkan Shinichi yang mengikutimu ke UKS.

Namakamu : kondisinya buruk, tulang kepalanya hampir patah. Benturan bola tersebut sangat keras, mengingat bola itu adalah bola kasti yang tak ringan.
Bola kasti dapaf menyebabkan kondisi buruk. Maka Ran-neechan harus dirawat selama satu minggu satu hari. Untuk pemulihan.
Shinichi : Lalu?
Namakamu : harus aa orang yang menjaganya, ia tidak boleh sekalipun meninggalkan Ran-neechan.

Tiba tiba Ran sadar, melihat seorang pembohong didepannya, dan seorang malaikat terbaik di hatinya.
Pembohong itu berkata.
Ran-neech-
Ran: Darimana saja kau? Lihatlah benturan ini? Kondisiku buruk. Tulangku hampir patah. Dan kamu memperhatikanku? Jadi aku harus membentur kepalaku demi perhatianmu? Iya? BAKA!
Shinichi : Maafkan aku, aku terlalu lelah mendengar syarat lainnya.
Ran : Aku telah membelikan Air dengan sisa uang jajanku, yang maksudnya untukku, tiba tiba teringat kamu. Tiba tiba.. aku masuk ke kelas, hiks.. hiks.. hiks.. TEGANYA KAU BAKA! PERNAHKAH KAU MERASA DIBERI HARAPAN PALSU? DASAR TUKANG PHP!
Namakamu : Ran-neechan. Tenangkan pikiranmu, itu malah menambah rasa sakitnya dan waktu pemulihannya.
Ran : huufftt.. baiklah.
Shinichi : maafkan aku, give me a second chance even if it doesn't exist. I promise will make you happy.
Ran : tersenyum. Baiklah, berjanjilah.

Tina tiba Shiho membuka pintu UKS.
Shinichi : Janji.
Shiho hatinya patah, ia memarahi Shinichi :
Shiho : Shinichi! Lupajanlah segalanya tentang dia. KUMOHON.
Shinichi: memainkan perasaan bukanlah lelaki, tentu saja, rasanya sakit sekali, bukan?
Shiho pergi.. meninggalkan 3 manusia berbahagia tersebut.

The End.
Bagaimana? Setelag dipikir pikir Kedua fanfic tersebut gatot ya, maaf.

Kamis, 24 Maret 2016

Pilih yaa

Mimin masih bingung nyari ide nih :v
Pilih ya :

1. It's Me
2. Truth Is
3. Love Is Zero

Semua itu bertema/sedikit copas dari episode 621 ya, aku suka sekali episode itu..! Jadi pilih ya, kalau gak..

Love Is Zero dulu
Terus
It's Me
Lalu
Truth Is
Yaa.. kalau gak aa yang milih gitu urutannya. Ok, babayy

ShinRan Oneshoot~ Troublesome Case

Konnichiwa lagi minnaaa! Oneshoot ke4 nieehh..
Ide sedikit di copas kata kata dll dari episode 621 di Youtube :v

Troublesome Case
~Aku : Yee oneshoot ke 3
4!
~Shinichi : Hey! Jangan membangkitkan kembali masa laluku dengan Ran saat itu, memalukan tahu!
~Ran : Author-nya kok jadi gini.. yang bener dong!
~Aku : Dahh.. ngomel entar pas abis, tunggu dulu lah!
~ShinRan : Yaudah deh.
~Aku : Ciee yang kompak :v #DitamparShinichi auhh kok tega sih
Shinichi : Kasian sayangku Ran udah malu..
~Aku : Ciee sayang sayangan :v #DitamparLagi SHINICHI aku akan buat fict ini SHINSHI aja deh! #DihajarRan Karatenya sakit banget :< Yaudah mulai aja!
~ShinRan : Awas kamu!

London
Ran : Suasana yang menyenangkan, agak sepi tanpa Conan
~Ran : KOK CONAN SIH?
~Aku : Oy Maniak Karate Ngomelnya entar! #DitamparShinichi Nampar daritadi yang lain kagak laki gak lu! Kalah ama cewek #DitendangShinichi Iya iya :v asal ngomelnya entar yaa

Eh tiba tiba Shinichi datang.
Shinichi : RAN!
Ran : Bodoh
Shinichi : Apa?
Ran : Bodoh. Kau BODOH! Kau memanggilmu seorang detektif. Mengapa kau tidak mengetahui isi hatiku?
#RanLari
Shinichi : Hey! Tunggu! Ran! Tunggu!
Ran terus berlari
Akhirnya tangannya di tangkap Shinichi
Shinichi : Ran, Your a tough case you know? A Troublesome Case!
Siapa yang dapat menebak isi hati seorang wanita yang kucintai?
Siapa yang dapat menebak itu secara akurat!
Ran blushing
Shinichi juga #Ciee kompak #ditamparlagi iya iya yaudah :v
Ran : Troublesome Case. Apakah aku sesulit itu? Apakah aku pantas kau tinggalkan? SILAHKAN!
Shinichi : Tidak. Kaulah hatiku, kumohon pulanglah. Aku datang untukmu, kumohon!
Ran, maksudku kau sangat sulit dimengerti. Kumohon, pahamilah.
Ran : Walaupun aku memaafkanmu, kau tetaplah BODOH.
Shinichi : Iya aku Holmes bodoh iya tapi jangan ngambek dong!
~Shinichi : Holmes bodoh? Hoy mau ditampar gak lu?
~Aku : gak lah! Itu enjoy aja~
Ran : Shin-kun..

Perkelahian berakhir.

Shinichi : Bagaimana harimu?
Ran : Ada yang kurang sih..
Shinichi : Setelah aku datang kembali untukmu selamanya, masih ada yang kurang?
Ran : Conan Edogawa. Ia berumur sekitar 5 tahun. Masih TK. Mirip denganmu, ia beberapa kali membuatku curiga kalau ia adalah kau, Shinichi.
Shinichi : Kecurigaanmu benar adanya, Ran. Akulah Conan Edogawa! Aku disuruh minum obat. Saar itu aku tak sadar, maafkan aku tak mengakuinya.
Sebenarnya waktu Professor Agasa nyuruh aku ke rumah kamu, Pas sampai aku akan memberitahu, ehh tiba tiba ayahmu datang dengan cerobohnya.
Ran : hahahah, Hau Conaan ?? Apa kabarmu? Maafkan ayahku yaa!
Shinichi : Eh? Aku Shinichi.
Ran : Iyaaa kamu tuh semua kamu anggap seriuss sih!
Shinichi : aku kan THE GREAT DETECTIVE !
Ran : Yaps, aDetektif terhebat yang pernah ku kenal.
Shinichi : Yee *blushing*
Ran : Aku baru tahu laki laki bisa blushing juga.
Shinichi : Hehe yodah main bola yuk!
*Tahu kan waktu itu Ran pake Daster aja
Ran : ayo! *menendang bola ke atas... CYAH!
Shinichi : Putih. #YouKnowWhatIMean
Ran : DASAR MESUM!!!
Tamat^^

~Shinichi : Oy aku gak mesum tahu?
~Ran : Oh ya? Terus waktu pulang sekolah aku nendang bola, terus kamu berkata 'Putih' apa? Mesum!
~Shinichi : Ran-neechan! Jangan ungkit ungkit lagi, itu authornya liatin kita. Nanti bocor rahasianya.
~Aku : dah tersebar kok di youtube. Namanya Shinichi/Conan Perverted Moments. Coba deh, salah satunya pas pulang sekolah itu!
~Ran-Shinichi : Author-neechan!!!!! #blushing
~Aku : Hahahahah!
Dahh aku pergi dulu..
Lain kali aku cari salam bahasa Tokyo deh! Dah, makasih untuk orang di fanfiction.net untuk ide percakapan antara SHINRAN dan AKU.

Dah! Mau nyari ide dan waktu dulu...

ShinRan Oneshoot~ I Miss You So Much!

Jadi sesuai janji aku untuk membuat oneshoot baru, ini!
Jadi ceritanya Shinichi masih jadi Conan, tapi dia bakal berubah di depan mata kepala Ran.

Conan merasa gembira. Racun APTX4 atau apalah itu aku gak tahu, gak inget :v
Racun itu akan hilang satu jam lagi, ia memutuskan menghabiskan harinya bersama Ran, agar ia bisa melihat bahwa Conan adalah Shinichi sesuai kecurigaannya.

Conan : Kak Raan! Jalan2 yuk!
Ran : Conan? Kenapa? Yaudah.
Conan : Asssiiiiik!
Ran : hahahah..
Mulai dari makan es krim sampai nonton bioskop. Tersisa 10 menit lagi, racun itu akan hilang.

Conan mengajak Ran ke taman. Ran setuju.

Conan : 5 menit lagi..
Ran : apa?
Conan : Hee!!? G-g ehh lima menit lagi udah.. jam TIGA! Iya!
Ran : Ahh Conan gitu aja serius amat.
Conan : 4 menit.........3 menit..........2 menit........ Ya!
Conan : Kak Ran liat Conan deh? Jangan panik, atau khawatir ya!
Ran : Ya ya..
Conan mulai kesakitan, berteriak, Ran sudah berjanji, namun ia tetap takut.
Ran : Conan!!
Akhirnya, di depan mata Ran, Conan berubah menjadi Shinichi.
Shinichi : Sudah selesai? Ehh!
Ran langsung memeluk pria yang ditunggunya selama 10 tahun. Sangat sedih bahagia, campur aduk!

Ran : Shinichi.. kemana saja kau? Aku merindukanmu BODOH! Kau menyebut dirimu detektif, mengapa kau tak bisa menebak ISI HATIKU?! Selama ini kau menjadi Conan dan tetap punya keahlian sebagai detektif, mengapa kamu diam saja, coba kau menjadi diriku, AKU SUDAH SANGAT SABAR MENUNGGU, MENANGIS TIAP MALAM UNTUKMU, BERDOA SUPAYA KAU KEMBALI! BODOH!
Ia pergi.
Ia menangis. Marah dan sedih.
Shinichi : Ran! Tunggu, Ran! Kubilang Tunggu!
Ran : Huhuuuu....

Orang orang memperhatika  mereka.

Akhirnya Shinichi menangkap tangan Ran.

Ran : Tidak! Lepaskan aku!
Shinichi : tidak, Ran! Kau tahu, kau bagaikan KASUS YANG SULIT.
Kau sangat sulit dimengerti, siapa detektif yang bis menebak isi hati wanita yang dicintainya? Wanita itu mengira bahwa seorabg detektif Bisa, tidak! Aku tidak bisa.

Ran terdiam.. terbeku.. menatap wajah kekasihnya yang sedang serius. Kasus sulit? Ran sangat terpukul.

Ran : Jika aku sebuah kasus yang sulit, mengapa kamu pergi untuk memeriksa dan memecahkan kasus ini? Dasar Bodoh! Mengapa kamu tak meninggalkanku saja!
Bentak Ran. Ia sangat terpukul oleg kalimat, KASUS SULIT.

Shinichi : Karena aku mencintaimu, kamulah jiwa ragaku, pendamping hidupku, mana mungkin aku meninggalkanmu!
Ran : Kau... mencintaiku? Benarkah itu?
Shinichi : hatiku tak pernah berbohong pada wanita yang dicintaiku. You are all that i want, no others.
Ran : lalu apa maksud dari kalimat Kasus sulit!?
Shinichi : Artinya kau sulit dipecahkan, sulit di mengerti! Aku tak bisa menebak isi hatimu!
Ran langsung sadar, ia tahu sekarang bahwa yang salah adalah dirinya sendiri, bukan Shinichi.

Ran : maafkan aku. Aku sudah membentakmu.
Shinichi : itulah gadisku, meminta maaf pada kesalahannya sendiri.
CUP ciuman penuh cinta diarahkan pada Ran. Sekitar 5 menit lalu mereka pergi ke hotel tempat menginap.

Ran : apa yang kau pikirkan sekarang?
Shinichi : memikirkan cara untuk..
Ran : apa?
CUP lagi! Sekarang 10 menit.
Ran : cara untuk apa?
Shinichi : You know?
Ran : KYAAAAAAA!!!!
Disensor
Shinichi : bagaimana? Apakah kau menikmatinya?
Ran : Shin-kun! Hmm...(blushing)
CUP lagi dan lagi, 15 menit.
Ran : mengapa kau terus menciumku?
Shinichi : Kau sangat hebat melakukannya.
Ran : oh no not again!! KYAAAAAA!
Ran berusaha menghindari Shinichi yang berusaha me-ahsudahlah Ran.
Shinichi: hey! Kumohon sekali lagi! Ayolahh!
Mereka menyerah. Tamat

Rabu, 23 Maret 2016

ShinRan Oneshoot~ School Love

Konnichiwa! Minna-san!
Kembali lagi dengan saya, dengan Oneshoot ke2 sayaa.. Dari judulnya kayaknya ada lemon ya? Gak ada kok.. aman!

Mulai aja

~`School Love'~

P.U
Mouri Ran
Shinichi Kudo
Namakamu Mouri

Waktu itu, kakakmu, Ran dan kamu akan mendaftar di Tokyo Intetnasional School. Karena, ada yang mengatakan bahwa sebagian dari orang-orang terkenal yang masih muda sekolah di situ, termasuk. Shinichi Kudo.

Ran : namakamu-chan! Ayo berangkat!
Namakamu : iya iya Ran-chan!
Ran : ngapain sih, lama banget.
Namakamu : yaiyaiyalah! Aku kan lagi mandi!
Ran : yaudah yuk!
Namakamu : ok.

TIS (NAMA SEKOLAHNYA)

Guru : Hari ini, ada 2 murid baru. Silahkan sebutkan nama, nama panggilan, umur, serta prestasi.
Ran : ya, Ohayou!^^ namaku, Mouri Ran. panggil saja Ran. Umurku 18 tahun, aku pernah memenangkan pertandingan karate se-tokyo, meraih juara 1.
Semua orang di kelas terkejut bukan main,
Kazuha : MOURI!!!? Anak dari detektif Kogoro, dan Pengacara Eri?!!!
Ran : yap.
Namakamu : Ohayou, aku namakamu Mouri, panggil saja namakamu, umurku 15 tahun, prestasiku juara 1 pertandingan Bela Diri.
Astaga nagaa :v semua orang terkejut dengan identitas mereka, Cantik, jago bela diri, pemberani lagi!

Guru : Wah, saya tidak menyangka. Anak dari Kogoro Mouri, dan keduanya juara 1 pertandingan bela diri?! Kau bisa ku suruh untuk menghukum murid kurang aj*r! Hehehe silahkan duduk di keoompok 2, ada tempat kosong.
Ran&Namakamu : Hehehe.. iya bu.

Ran duduk di sebelah SHINICHI KUDO. Sedangkan namakamu disebelah KAZUHA. (~Namakamu lucky banget)

Mereka mengikuti mata pelajaran, akhirnya jam pulang pun datang, YEAAAAHHH! :v

Ran : ke kantin bentar dong, namakamu-chan!!
Namakamu : yaudah. Aku kebetulan lapar, kakak nyusul yaa!
Ran : ehh lincah banget tuh anak.
Shinichi menghampiri Ran.
Shinichi : Ran Mouri?
Ran : Sh-shi-Shinichi ???!!!!!!!
Shinihi : ya! Shinichi Kudo, senang berkenalan dengan mu!
Ran : y-ya.
Shinichi : boleh minta nomor hp gak?
Ran : 08xxxxxxxxxx.
Shinichi : ok, makasih ya!
CUP. Berani beraninya si Kudo itu mencium pipi orang yang baru dikenalnya! :v kan Ran jadi malu
Namakamu datang pas kejadian itu,

Namakamu : Melewati mereka. Sambil berkata : ehem.

Ran : sh-sh-shinich-i?
Shinichi : kaget ya? Nanti kujelaskan alasannya.

Sampai di rumah.

Ran : aku ada di kamar jika membutuhkanku.
Namakamu : ya. Ran-chan.

Dikamar

Ran's PoV

ASTAGA DIA MENCIUMKU ASTAGA ASTAGA ASTAGAAAA!!!!!!!
Tenang Ran, tetap cool, huuufttt...

Tidittuuu :v bunyi hp Ran

Pesan dari Shinichi :
Temui aku di taman sekarang.

Ia pergi dengan meninggalkan namakamu adiknya yang merasa heran

Shinichi : Hai
Ran : h-h-hai.
Shinichi : aku menyuruhmu datang untuk memberitahu alasannya.
Ran : a-apa?
Shinichi :
~because, i love you, i can't hold it back. It's true love, you are my heart, my soul, and my life. Will you be my beloved wife? (Yang gak tahu silahkan translate)

Kan mereka dah 18 tahun! Taoi Shinichi 2 bulan lebih tua.

Ran menangis, menangis, dan menangis. Melihag pria yang di sukainya melamarnya. Sangat bahagia.

Ran : huhuhu... a-huhuhu..
Shinichi : sudahlah, jangan menangis, itu membuat wajahmu hancur.
Ran : aku -m-mau.
CUP
Ia mencium mulut Ran sekitar 3 menit.
Akhirnya nafas kembali berjalan..

Shinichi : kau cantik sekali saat tersenyum. Mari kuantar pulang. Lusa akan datang pernikahan kita, semua sudah ku sediakan. Kaulah pilihanku.
Ran : hhuhuhuhuhu... terima kasih..

Sampau di rumah mata Ran kelihatan sekali habis nangis.

Namakamu : Ran-chan, kenapa..
Ran : dia melamarku. Shinichi Kudo.
Namakamu : wah, selamat ya! Jangan menangis! Kapan kalian menikah?
Ran : Lusa.
Ran menangis selama 2 jam lamanya. Yaa.. baru kenal langsung dilamar, cowoknya ganteng lagi, dewasa, mandiri, udah kerja, setia, jujur, dan penjaga janji, pastilah menangis.

Lusa akhirnya datang.

Setelah pernikahan, Kazuha, Conan, dkk mengucapkan selamat! Conan yang sangat mirip dengan Shinichi hampir di kira adik Shinichi, aneh ya?! :v hehehee

Tamaattt!
Cemoga Cuka. Ehh Suka!
Saya akan datang lagi dengan oneshoot terbaru! Dahh!

ShinRan Oneshoot-Lucky Person

Hai, minna-san!
Saya akan menulis oneshoot saya yang pertamaa...
Jengg... cekidoooott..

Lucky Person, a ShinRan Story.

P.U :
Mouri Ran
Shinichi Kudo
Mouri (Nama Kamu)

Senyum menghiasi wajah saudarimu, Mouri Ran. Saat melihat dan mengenang kembali masa kecilnya bersama "sahabat" terbaiknya, Shinichi Kudo.
Sementara itu.. tiba tiba kamu masuk ke ruangan saudarimu itu dang membuatnya kaget xD

(namakamu) : Ran-chaaann!!!
Ran : Ehh.. uhhh namakamu! Mengagetkan saja..
Namakamu : hehe.. lagi ngapain kak?
Ran : mmmm.. gak ngapa ngapain kok.. (blushing)
Namakamu : Itu kan Shinichi-kun! Wah kakak sudab berteman sejak TK yaa.. Lucu banget!
Ran : namakamu! Ihhh.. (malu)
Namakamu : kakak suka sama kak Shinichi-kun yaa!!!!!
Ran : ehem.. t-terus gak b-boleh?
Namakamu : Gpp lah!
Ran : ok deh.. Yuk, kebetulan kak Kazuha-san mengajak ke mall, yuk.
Namakamu : yeee.. asyiknya punya kakak seperti kan Ran-chan!

Di mall

Namakamu : Kak Ran-chan, aku kesana dulu ya! (Melihat Shinichi berjalan ke arah toko kue)
Ran hanya menganggukan kepala tanpa melihat dan menyambung percakapan dengan Kazuha-san.

Kamu pun pergi...

Namakamu : Shinichi-kun!!
Shinichi : ehh, Namakamu, makin cantik deh
Namakamu : ahh bisa aja. Kak ada yang mau aku bilang, ini rahasia loh..
Shinichi : yaudah, ada apa?
Namakamu : jadi.. ihh aku masih geli mau bilangin..
Shinichi : ayo bilangin.
Namakamu : ok.. KAK RAN-CHAN SUKA SAMA KAK SHINICHI-KUN!! (bisikmu pada telinga Shinichi)
Ternyata Shinichi berperasaan sama, terbukti dengan wajah semerah kepiting rebus.
Shinichi : R-r-ra..n?
Namakamu : Iyaaaa!!
Shinichi : R-ran.. dia.. ehem..
Namakamu : Kak Shin-kun suka juga yaa??
Shinichi : ehh.. ano, ano...
Namakamu : hmm??? Bagaimana pak Kudo? Kakakku yang syantiekkss baik hati murah senyum seyumnya manis lohhh kayak gula yang melebihi rasa manis gituu (entah apa yang lu bilangin)
Shinichi : I-i-iy..a?
Namakamu : I knew it! Bagus bagus bagus bagussss! Kita ketemu di festival drama yaa.. Kak Ran juga ada loh.. Kak Shin-kun mau nembak yaa..
Shinichi : NAMAKAMU-CHAN! A-aku telah memendam perasaan ini selama 3 tahun. Akhirnya.. iya deh..
Namakamu : siip.. aku ke kak Ran dulu yaa.. mau ikut gak?
Shinichi : yaudah.

Mereka pun kembali

Namakamu : Ran-chaan!
Ran terkejut bukan main dan menyembunyikan wajah merah di pelukan Kazuha.
Shinichi : Cengeng.
Ran : Aku tidak nangissss!!!
Kata Ran membentak Shinichi dan memukulnya berkali kali, akhirnya lelah, ia menyamdarkan kepalanya di pundak Shimichi.
Namakamu : eh.. Kazuha-san!
Kazuha : hihihi.. pergi yuk

Mereka pun meninggalkan kedua dari mereka yang sedang terlelap. Mereka pun sampai di rumah masing masing.

Sementara Shin-Ran

Shinichi : apa ini.. dimana aku? Bahuku berat.. RAN?
Ran : A-aku pulang dulu dah!
(Malu ciee :v)
Shinichi : R-ran Tunggu!
Ran : ada apa?
Shinichi : aku antar saja.
Ran : b-b-baiklah. Maaf soal memukul dan bersandar di bahumu... pasti sakit.
Shinichi : gak kok, gpp. Yuk

Sampai di rumah..

Namakamu : Ciee di anterin Shin-kun!
Ran : biasa aje lu dek, tidur yuk.

HOAAAM...

Keesokan harinya..
Namakamu : kak pergi ke festival, ayooooooo!
Ran : iya iya ayo..

Sampainya di sana..

Namakamu : wahh aku mau main ini itu.. kak Ran-chan tunggu di sini ya!
Ran : i-iya.

Setelah namakamu yang sebenarnya ke tempat persembunyiannya, Shinichi datang.

Shinichi : Hai, Ran
Ran : Shi...
Shinichi : Ya, aku datang. Kenapa?
Ran : ti-tidak
Shinichi : Aku duduk ya.
Ran : ya silahkan.
Shinichi : Kamu, cantik sekali. Bagaikan bidadari tak bersayap.
Ran : mm..
Shinichi : bagaikan bidadari yang turun dari surga untukku.
Ran : maksudnya? Untukmu?
Shinichi : ya, maksudnya, maukah kau, menjadi pacarku, sayang?
Ran meneteskan air mata. Kebahagiaan. Ia sangat bahagia.

Tiba tiba namakamu lewat : Shin-kunnn!
Shinichi mengerti artinya. Rencana telah di susun sebelumnya.

CUP.
Tanpa basa basi langsung Shinichi mengarahkan mulut lembutnya dan tangannya melingkar di pinggang Ran.
Ran terkejut, melingkarkan tangannya di leher Shinichi, membalas ciumannya. "Ya, aku mau"

Tamat
Semoga cerrruuu ini oneshoot ShinRan pertamaku. Daah